Hosting Murah

Upgrade website/ blog menjadi .com atau .id hanya Rp.1000/ bulan Di sini

Perbedaan antara Tafsir Al-Qur'an dan Terjemah Al-Qur'an

Replika Mushaf Al-Qur'an pertama
Tafsir dan Tarjamah, dua kata yang sering terdengar jika berbicara tentang Al-Qur’an. Hampir semua orang awam menganggap dua kata ini memiliki makna yang sama. Tidak jarang mereka merasa cukup menggunakan tarjamah untuk memahami Al-Qur’an. Akan tetapi, ini adalah sebuah kekeliruan yang fatal. Pada dasarnya dua istilah ini memiliki makna yang sangat jauh berbeda. Tidak cukup hanya mengetahui terjemahan Al-Qur’an untuk memahami makna dan maksud setiap ayatnya. Namun, dibutuhkan Tafsir Al-Qur’an agar tidak terjadi kesalah pahaman dan kekeliruan dalam mempelajari makna Kalam Allah.

Tafsir dan Tarjamah secara etimologi berasal dari bahasa arab. Tafsir memiliki akar kata فسر- يفسر- تفسيرا yang bermakna menjelaskan, dan memaknakan kata secara detail. Adapun secara terminology dalam konteks Al-Qur’an, kata Tafsir bermakna Disiplin Ilmu yang mempelajari Al-Qur’an dalam memahami makna yang dimaksud oleh Allah menggunakan kemampuan Manusia untuk menyimpulkan sebuah hukum dan hikmah yang terkandung dalam suatu ayat.
Tafsir Ar-Razi, salah satu Kitab Tafsir Al-Qur'an

Aktifitas penafsiran ayat Al-Qur’an sendiri dimulai sejak Rasulullah masih hidup. Ayat-ayat Mujmal(Global) dalam Al-Qur’an ditafsirkan oleh ayat lainnya yang lebih mengkhususkan atau dengan Qaul Nabiyullah Muhammad SAW. Sebagai contoh surah al maidah ayat 1

أُحِلَّتْ لَكُمْ بَهِيمَةُ الْأَنْعامِ إِلَّا ما يُتْلى عَلَيْكُمْ 
(Telah kami halalkan hewan ternak kecuali yang telah kami sebutkan kepada kalian – Al Maidah : 1)
Ditafsirkan oleh ayat ke 3 dalam surah Al-Maidah

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَما أُهِلَّ لِغَيْرِ اللَّهِ بِهِ
(Telah kami haramkan atas kalian Bangkai, Darah, Daging Babi dan apa yang disembelih untuk selain Allah – Al Maidah : 3)

Dalam ayat ini dijelaskan bahwa Babi adalah salah satu hewan ternak yang diharamkan. Penafsiran ayat dengan ayat ini adalah salah satu jenis Tafsir Ma’tsur. Disamping itu banyak juga contoh Penafsiran ayat Al-Qur’an dengan Hadits seperti permasalahan Shalat.

Sementara Tarjamah berasal dari kata bahasa arab ترجم – يترجم – ترجمة yang bermakna alih bahasa. Tarjamah adalah kegiatan pengalihan bahasa asli Al-Qur’an yaitu bahasa arab ke bahasa lainnya sesuai kebutuhan. Al-Qur’an diterjemahkan ke bahasa lain sejak bangsa-bangsa non-arab masuk islam dan mempelajari Al-Qur’an. Terjemahan sangat dibutuhkan dalam kegiatan dakwah dan penyebaran Islam ke Bangsa-bangsa non arab. Hingga saat ini Al-Qur’an sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa di dunia.
Al-Qur'an terjemahan Bahasa Bosnia

Hal yang harus diperhatikan dalam menterjemahkan Al-Qur’an adalah penguasaan seorang Mutarjim/penerjemah dalam Bahasa Arab yang bahasa yang akan digunakan dalam terjemahannya. Ini dibutuhkan agar tidak terjadi kekeliruan untuk memahami maksud ayat dan menghindari kesalahan dalam mengalihkannya ke bahasa tertentu. Penerjemah juga harus mengetahui setiap kata yang bermakna banyak dan juga wajib merujuk pada Tafsir-tafsir Al-Qur’an yang telah dikarang oleh para Ulama.

Secara umum, Tafsir adalah penjelasan dan pendalaman makna suatu ayat dalam Al-Qur’an dan Terjemah adalah pemindahan bahasa asli Al-Qur’an ke bahasa lain tanpa melakukan pendalaman makna. Mufassir juga diwajibkan untuk mempelajari Ilmu Bahasa Arab secara total, menguasai Al-Qur’an dan Hadits, dan juga mengetahui riwayat-riwayat atau Ilmu penunjang yang bisa memperkuat penjelasan tentang suatu ayat dalam Al-Qur’an. Sementara Penerjemah hanya diwajibkan untuk menguasai Bahasa Arab dan Bahasa yang digunakan dalam terjemahannya.

Disimpulkan dari :

Al-Wadhih fil Ulumil Qur’an, karangan Musthafa Dieb Bugha
SHARE

Ibnu Hisham Az-Zuhri

Hi. I’I'm Writer and owner of this site. I’m CEO/Founder of Maktabah Az-Zuhri. I’m Islamic educator, Islamist Activist, Speaker, Writer and Student. Inspired to make things looks better.

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment