Hosting Murah

Upgrade website/ blog menjadi .com atau .id hanya Rp.1000/ bulan Di sini

Belajar Bahasa Arab dengan Fokus Istima'

Setiap Bahasa memiliki 4 skill atau kemampuan yang bahasa arab dikenal dengan istilah "Al Maharah". 4 Maharah itu adalah
1. Listening / Istima' / Mendengar
2. Speaking / Al kalam / berbicara
3. Reading / al qiraah / Membaca
4. Writing / Al Kitabah / menulis
Setiap maharah itu menjadi fokus pembelajaran suatu bahasa. Contoh : Jika kita ingin mampu dan lancar berbicara dalam bahasa arab maka kita harus memfokuskan pembelajaran speaking dengan beberapa metode.
Dulu saya pernah membahas mengenai cara belajar dengan fokus istima' dan kalam sekaligus. Kali ini saya akan membahas khusus maharah istima' saja. Walaupun kalam dibutuhkan juga dalam cara ini. Dalam metode ini kita akan melatih maharah istima' anda agar nyaman dan paham ungkapan-ungkapan bahasa arab.
Melatih Istima' memiliki beberapa manfaat yaitu :
1. Mudah memahami perbedaan bunyi huruf arab yang bisa mempengaruhi arti kata.
2. Sarana belajar intonasi bahasa arab dalam berbicara, orang arab memiliki intonasi sendiri dalam berbicara.
3. Cara cepat mengingat kosakata bahasa arab dan cara mudah latihan berbicara bahasa arab.
4. Mahir berbahasa butuh pembiasaan, dengan sering mendengar kita akan mampu membaca tulisan arab gundul, walapun tata bahasanya belum sempurna, tapi karena sering mendengar maka kita akan merasa nyaman dalam membaca.
Masih banyak manfaat latihan mendengar dalam belajar bahasa arab. Namun 4 hal diatas ini penting untuk tahap belajar bahasa arab selanjutnya.

Umumnya tujuan Latihan Istima ada dua' :
1. الاستماع للترديد (istima' yang diulang2)
2. الاستماع للفهم (istima' untuk memahami)
Istima' litardid atau istima' untuk pengulangan, tujuannya untuk pembiasaan telinga untuk mendengar kata-kata arab yang masih sulit dipahami. Dengan istima' ini juga kita bisa melatih mengucapkan bunyi huruf atau bunyi satu kata penuh ataupun ungkapan-ungkapan bahasa arab.
Untuk pelajar pemula, istima' inilah yang harus dilakukan. Untuk melakukannya persiapkan bahan-bahan berikut :
1. Siapkan bahan yang akan didengar. Boleh berupa kaset tape ataupun sound mp3 yang berisi tentang pengucapan kosakata bahasa arab, ataupun sebuah percakapan singkat. Bisa di beli di toko buku(biasanya paket buku) atau download dari internet atau youtube.
2. Tape ataupun media yang bisa memutar mp3(laptop, tablet, smartphone dll)
3. Kertas kosong dan pena.
4. Suara yang jelas dan lantang
5. Recorder untuk merekam suara yang kita ucapkan nanti.
6. Loudspeaker ataupun headset untuk hasil optimal.
Langkah belajar :
1. Persiapkan semua alat dengan baik. Sebagai contoh bahan yang digunakan adalah percakapan.
2. Putarlah file suara untuk kali pertama tanpa harus menulis apa yang didengar
3. Putar untuk kedua kalinya dengan playback speed lambat(jika bisa diatur)
4. Pada putaran ketiga putar file suara dengan pause ketika pembicara mengucapkan satu kalimat sempurna(umumnya percakapan memiliki jeda antar tiap pembicara). Setelah dipause, ucapkan kembali apa yang didengar semampu anda, jangan takut salah.
5. Lanjutkan kembali file suara itu dan ucapkan apa yang anda dengar seperti instruksi nomor 4. Merekam ucapan anda membantu koreksi nantinya.
6. Jika sudah selesai dan anda merasa kurang tepat maka ulangi cara nomor 4 dan 5. Ulangi hingga mampu mengulangi percakapan itu dengan benar.
7. Setelah anda mengulanginya dengan benar. Siapkan kertas dan pena untuk mencatat kata-kata yang sulit ataupun kata-kata baru untuk dicari arti katanya baik lewat kamus ataupun bertanya kepada guru. Catatan tidak mesti menggunakan huruf arab jika anda belum mampu, namun anda harus mampu membedakan huruf yang serupa seperti ق dan ك.
8. Setelah mendengar dan mampu mengungkapkan kembali percakapan yang didengar, praktekkan kepada kawan.
Untuk lebih jelasnya lagi akan ada video praktek langsung metode ini.
Metode ini dikenal dengan listening drill yang terinspirasi dari army method. Konon, tentara amerika belajar bahasa jepang dengan cara ini.
Saya membagikan metode yang bisa dilakukan tanpa ada ya guru untuk pelajar otodidak. namun, keberadaan guru akan lebih efektif pembelajarannya.
Lakukan latihan ini hingga selama sebulan dengan bahan yang berbeda-beda, insya Allah berhasil
Ma'an Najah
SHARE

Ibnu Hisham Az-Zuhri

Hi. I’I'm Writer and owner of this site. I’m CEO/Founder of Maktabah Az-Zuhri. I’m Islamic educator, Islamist Activist, Speaker, Writer and Student. Inspired to make things looks better.

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment