Hosting Murah

Upgrade website/ blog menjadi .com atau .id hanya Rp.1000/ bulan Di sini

Buku-Buku dan Tulisan yang ada pada Zaman Rasulullah SAW



Beberapa Sahabat menulis hadits Nabi selama hidupnya, banyak dari mereka menulis dengan izin khusus dari Nabi Muhammad Shallahu Alaihi wa Sallam. Karena Nabi pernah melarang menulis Hadits karena takut bercampur dengan Al-Qur’an.
            Seperti Hadits Nabi:
عن أبي سعيد الخدري:قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : لاَ تَكْتُبُوا عَنِّي، وَمَنْ كَتَبَ عَنِّي غَيْرَ الْقُرْآنِ فَلْيَمْحُهُ، وَحَدِّثُوا عَنِّي وَلاَ حَرَجَ، وَمَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
            Namun, pada masa akhir hidup Rasulullah, merka yang menulis hadits, mengikatnya  setelah diizinkan menulis hadits bagi yang menginkannya dan yang berurusan dengannya. Diantara mereka yang menulis hadits

  • Said bin ‘Ubadah al-Anshari, diriwayatkan oleh Tirmidzi, dan catatannya sampai ke Bukhari
  • Samurah bin Jundub, diriwayatkan oleh dzahabi, dikenal dengan nama Ibnu Sirrin
  • Jabir bin Abdullah, catatannya di riwayatkan oleh Muslim dalam shahihnya, catatan beliau berisi masalah terkait manasik haji dan khutbah Haji wada’
  • Qatadah bin Da’amah As- Sudusi
  • Sulaiman bin Qais Al-Yasykariy, murid Jabir bin Abdullah
  • Wahab bin Munabah, Murid dari Jabir bin Abdullah
  • Abdullah bin ‘Amru bin ‘Ash, Sahdiqatu Shahifah, dan merupakan rujukan utama kitab musnad Imam Ahmad bin Hanbal
  • ‘Amru bin Syu’aib
  • Jalil bin Jabir
  • Abu Hurairah Al-Anshari, merupakan perawi awal yang paling banyak meriwayatkan Hadits
Masih banyak lagi yang menulis Hadits Nabi, tapi 10 diatas adalah yang paling masyhur.
            Setelah Rasul wafat, pada masa khulafau rasyidin. Mereka lebih menekankan periwayatan dan menjauhi penulisan berkelanjutan, bahkan Abu Bakar Ash-Shidq mengumpulkan 500 lembar Hadits lalu membakarnya.
 Umar bin Khattab tidak langsung menyusun Hadits setelah bertekad membukukan Hadits. Setelah bermusyawarah dengan para sahabat, beliau meniggalkan keinginannya tersebut, karena melihat kepada ahli kitab yang menulis kitab Allah pendapat mereka, mereka malah meninggalkan kitab Allah. Maka Umar meninggalkan keinginannya, diriwayatkan oleh Urwah bin Zubair.
Begitu juga pada masa Tabi’in yang juga menjauhi Tulisan seperti yang dilakukan oleh Sahabat. Akan tetapi, Juru Tulis pada masa Tabi’in sangat banyak dan sangat terkenal adalah Muhammad bin Muslim bin Syihab Az-Zuhri Al Madani. Beliau membukukan Hadits pertama kali.
Banyak sekali tabi’in yang membukukan Hadits di antaranya Hasan al Bashri, Ubaidah bin Amru Salmani, Mujahid bin Jabir, Usamah bin Malik Ad-darimi, dan lain-lain.
Sebab di bukukannya Hadits agar tidak terjadi penipuan umum melalui hadits-hadits maudhu’ yang pada masa Umar bin Abdul Aziz mulai terjadi, karena kekhawatiran inilah diambil keputusan untuk membukukan Hadits.
SHARE

Ibnu Hisham Az-Zuhri

Hi. I’I'm Writer and owner of this site. I’m CEO/Founder of Maktabah Az-Zuhri. I’m Islamic educator, Islamist Activist, Speaker, Writer and Student. Inspired to make things looks better.

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment