Beijing People's Republic of China
Bogotá Colombia
Buenos Aires Argentina
Cairo Egypt
Delhi India
Dhaka Bangladesh
Guangzhou People's Republic of China
Istanbul Turkey
Jakarta Indonesia
Daftar Televisi berbahasa Arab di dunia
Africa
Algeria
Canal Algérie
Entreprise nationale de télévision (ENTV)
Thalitha TV
Ennahar TV [1]
Echorouk TV [2]
Algeria football TV [3]
Egypt
ERTU Ch 1
ERTU Ch 2
ERTU Ch 3
ERTU Ch 4
ERTU Ch 5
ERTU Ch 6
ERTU Ch 7
ERTU Ch 8
Al Fagr
Al Maaref
Al Manara
Al Masriyah
Al Mehwar
Al Tanweer
OTV
ON TV
Dream TV 1
Dream TV 2
Mawal TV
Mazzika
Zoom
MTC
Melody Hits
Melody Arabia
Melody Aflam
Melody Tunes
Melody Trix
Melody Drama
Nile Culture
Nile Drama
Nile Family
Nile News
Nile Life
Nile Comedy
Nile Cinema
Nile Sport
Nile TV International
Nile Educational Channel 1
Nile Educational Channel 2
Nile Educational Channel 3
Nile Educational Channel 4
Nile High Educational Channel 1
Nile High Educational Channel 2
Modern TV
Modern Sport
AlHayat TV
AlHayat 2
AlHayat series
Cairo Cinema
Cairo Drama
Alkahera wl Nas
Cima
Oscar Drama
Panorama Drama
Panorama Drama 2
Moga Comedy
AlAhly TV
AlNas TV
Azhary Tv
Rotana Cinema
Rotana Zaman
sat 7
Tamima TV
Img Channel
Algeria
Canal Algérie
Entreprise nationale de télévision (ENTV)
Thalitha TV
Ennahar TV [1]
Echorouk TV [2]
Algeria football TV [3]
Egypt
ERTU Ch 1
ERTU Ch 2
ERTU Ch 3
ERTU Ch 4
ERTU Ch 5
ERTU Ch 6
ERTU Ch 7
ERTU Ch 8
Al Fagr
Al Maaref
Al Manara
Al Masriyah
Al Mehwar
Al Tanweer
OTV
ON TV
Dream TV 1
Dream TV 2
Mawal TV
Mazzika
Zoom
MTC
Melody Hits
Melody Arabia
Melody Aflam
Melody Tunes
Melody Trix
Melody Drama
Nile Culture
Nile Drama
Nile Family
Nile News
Nile Life
Nile Comedy
Nile Cinema
Nile Sport
Nile TV International
Nile Educational Channel 1
Nile Educational Channel 2
Nile Educational Channel 3
Nile Educational Channel 4
Nile High Educational Channel 1
Nile High Educational Channel 2
Modern TV
Modern Sport
AlHayat TV
AlHayat 2
AlHayat series
Cairo Cinema
Cairo Drama
Alkahera wl Nas
Cima
Oscar Drama
Panorama Drama
Panorama Drama 2
Moga Comedy
AlAhly TV
AlNas TV
Azhary Tv
Rotana Cinema
Rotana Zaman
sat 7
Tamima TV
Img Channel
Teori dan Praktek mana yang lebih penting
Teori dan Praktek, kedua-duanya adalah unsur dalam pendidikan. Kedua-duanya penting tapi mana yang lebih penting. Hal ini adalah permasalah hari ini, mari kita bahas.
Teori lebih mengandalkan otak kiri. Sementara Praktek lebih mengandalkan otak kanan. Hari ini di setiap sekolah baik SD,SMP, SMA, Universitas di Indonesia menerapkan pendidikan teori alias hanya berada di dalam ruang kelas di bandingkan Pendidikan Praktek alias di lapangan. Hal ini akan membuat lulusan dari sekolah tersebut menjadi orang kantoran. Teori menuntut orang untuk menghafal yang kuno bukan berpikir untuk hal baru
Menurut survey yang saya lakukan sendiri. Siswa akan senang jika masuk guru pelajaran yang mendidik pelajaran praktek(Olahraga, TIK, Bahasa, dan yang berhubungan dengan laboratorium) dibandingkan guru teori(PkN, Sejarah, Matematika, Sosiologi). Maka dapat kita ambil kesimpulan bahwa praktek lebih di senangi dari pada teori.
Teori lebih mengandalkan otak kiri. Sementara Praktek lebih mengandalkan otak kanan. Hari ini di setiap sekolah baik SD,SMP, SMA, Universitas di Indonesia menerapkan pendidikan teori alias hanya berada di dalam ruang kelas di bandingkan Pendidikan Praktek alias di lapangan. Hal ini akan membuat lulusan dari sekolah tersebut menjadi orang kantoran. Teori menuntut orang untuk menghafal yang kuno bukan berpikir untuk hal baru
Menurut survey yang saya lakukan sendiri. Siswa akan senang jika masuk guru pelajaran yang mendidik pelajaran praktek(Olahraga, TIK, Bahasa, dan yang berhubungan dengan laboratorium) dibandingkan guru teori(PkN, Sejarah, Matematika, Sosiologi). Maka dapat kita ambil kesimpulan bahwa praktek lebih di senangi dari pada teori.
Organisasi Islam Indonesia tidak lagi mencirikan sifat Islamiah
Saya tidak sembarangan mengambil judul ini. Saya melakukan penilitian dan saya juga seorang aktivis di organisasi Islam. Semua Organisasi bersifat religi Islam pasti meneriakan hal yang bersifat Islamis, baik itu syariat Islam, Ukhuwah Islam, anti Maksiat, dan lain-lain. Namun, menurut saya tidak satupun yang berhasil.
Memperkuat Ukhuwah, menegakan Syariat, menumpaskan semua maksiat, bukankah itu slogan Ormas Islam. Mereka yang tergabung di dalamnya pastinya harus mengikuti syariat,dsan anti maksiat. Tapi apakah mereka berhasil?. Tidak, bagi saya mereka gagal.
Pertama, bagaimana mungkin memperkuat Ukhuwah sementara antar ormas Islam dengan Ormas Islam lainnya saja masih terjadi konflik. Misalnya Ormas A tidak ingin mengikuti acara silaturrahmi yang diadakan Ormas B,begitu juga sebaliknya, bahkan berusaha saling menjatuhkan. Bukan mereka semua sama-sama beragama Islam, bertujuan yang sama, memiliki landasan yang sama. Tapi, kenapa mereka bermusuhan?.
Memperkuat Ukhuwah, menegakan Syariat, menumpaskan semua maksiat, bukankah itu slogan Ormas Islam. Mereka yang tergabung di dalamnya pastinya harus mengikuti syariat,dsan anti maksiat. Tapi apakah mereka berhasil?. Tidak, bagi saya mereka gagal.
Pertama, bagaimana mungkin memperkuat Ukhuwah sementara antar ormas Islam dengan Ormas Islam lainnya saja masih terjadi konflik. Misalnya Ormas A tidak ingin mengikuti acara silaturrahmi yang diadakan Ormas B,begitu juga sebaliknya, bahkan berusaha saling menjatuhkan. Bukan mereka semua sama-sama beragama Islam, bertujuan yang sama, memiliki landasan yang sama. Tapi, kenapa mereka bermusuhan?.
Langganan:
Entri (Atom)
